Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

Di postingan ini kami akan bahas tentang Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut. Penyakit asam urat dalam dunia kesehatan juga disebut dengan penyakit gout / penyakit pirai (arthritis pirai). Asam urat yaitu sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri yakni zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup ada zat purin ini. Kemudian karena kita mengonsumsi makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke tubuh kita. Pelbagai sayur mayur dan buah-buahan juga ada purin. Purin pun dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau disebabkan penyakit tertentu.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

Berikut beberapa cara cegah atau turunkan asam urat yakni :

1. Pencegahan Primer

Cara pencegahan primer penyakit asam urat yakni :

a. Pendidikan kesehatan

Usaha pencegahan serangan penyakit asam urat umumnya adalah dengan menghindari segala sesuatu yang dapat jadi pemicu serangan. Sehingga kita mesti tahu makanan yang dapat memperbesar munculnya resiko asam urat. Seperti latihan fisik berlebih, stress dan makanan yang mengandung purin berlebih (daging, jeroan (ginjal, hati), bahkan ikan asin, dsb).

Meskipun pasien asam urat yang telah sakit berulang bisa di cegah dengan pemberian obat. Tapi penyandang mesti mengurangi makanan berlemak, dan alkohol untuk memperkecil serangan asam urat. Buat yang masyarakat sehat (yang bukan penderita asam urat) sepatutnya mereka memantau makanan yang dimakannya. Sehingga bisa memperkecil munculnya serangan asam urat.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

Mengenali makanan yang mengandung kadar purinnya tinggi, sedang dan rendah, maka kita dapat menjaga asupan purin seminimal mungkin. Adapun pengategorian makanan berdasarkan kadar purinnya yakni :

  • Makanan kadar purin tinggi (150-180 mg/100 gram), seperti: jeroan (hati, ginjal, jantung, limpa, paru, otak, saripati daging, dls).
  • Makanan kadar purin sedang (50-150 mg/100 gram), misal: daging sapi, udang, kepiting, cumi, kerang, kacang-kacangan, bayam, kembang kol, kangkung, asparagus, jamur, dst.
  • Makanan kadar purin rendah (di bawah 50 mg/100 gram), seperti: gula, telor, susu, dls.
b. Spesifik Proteksi
  • Minum yang cukup untuk menolong memperlancar pembuangan asam urat oleh tubuh.
  • Mengurangi berat badan buat yang obesitas dengan melakukan olah raga yang juga berfungsi buat mencegah kerusakan sendi.
  • Menurunkan keletihan atau aktifitas berlebihan.
  • Menghindari stress yang bisa membangkitkan kemarahan
  • Menghindari minuman beralkohol.
  • Memakai air hangat buat mandi, karena air hangat bisa memperlancar pergerakan sendi.
  • Istirahat yang cukup di malam hari {8 hingga 9|delapan hingga sembilan jam per hari.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

2. Pencegahan Sekunder

Cara pencegahan sekunder dari asam urat yakni :

a. Pemeriksaan Laboratorium

Test laboratorium darah di gunakan buat diagnosis hiperurisemia. Sedangkan pengecekan urin untuk melihat ekskresi urat dan mendeteksi batu ginjal. Kadar normal asam urat dalam darah yaitu 2 sampai 6 mg/dl buat wanita dan 3 sampai 7,2 mg/dl buat laki-laki. Bagi yang berusia lanjut kadar tersebut lebih tinggi. Rata-rata kadar normal asam urat adalah 3.0 sampai 7,0 mg/dl. Kalau kadar asam urat darah lebih dari 7,0 mg/dl dapat menyulut serangan penyakit gout.

Jika hiperurisemia lebih dari 12 mg/dl dapat menjadikan terjadinya batu ginjal. Sebelum pengecekan di anjurkan puasa selama kurang lebih 4 jam sebelumnya. Juga engga boleh memakai obat-obatan tertentu yang bisa mempengaruhi hasil, yakni :

  • diuretika,
  • etambutol,
  • vinkristin,
  • pirazinamid,
  • tiazid,
  • analgetik,
  • vitamin C dan levodopan,
  • begitupun makanan tertentu yang kaya purin.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

b. Terapi Obat

Pada kasus hiperurisemia tanpa gejala, ga memerlukan pengobatan. Tapi bisa dicegah dengan terapi diet aja. Yang jadi problem ialah apabila sendi yang rusak telah mengandung kristal-kristal urat. Sehingga system imunitas tubuh bakal menyerang benda asing itu. Sel darah putih ikut menginfiltrasi sendi dengan mengeradikasi kristal itu. Tapi kondisi ini justru akan mengakibatkan timbulnya inflamasi pembengkakan (radang) sendi yang akut.

Sendi membengkak sehingga muncul rasa sakit yang hebat, akibat tekanan pada kapsula sendi. Pengobatan digunakan untuk menurunkan kadar asam urat di dalam darah. Misal alopurinol yang bekerja sebagai inhibitor menekan produksi asam urat. Atau obat urikosurik, contohnya probenesid buat membantu mempercepat pembuangan asam urat melalui ginjal.

Obat penurun asam urat juga dibutuhkan. Obat buat mengatasi radang dan rasa sakit yaitu golongan OAINS (obat anti inflamasi non steroid) misalnya :

  • indometasin,
  • ibuprofen,
  • ketoprofen,
  • deklofenak,
  • dan lain-lain.

Sedangkan untuk pencegahan serangan berulang, lazimnya diberikan kolkisin.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

3. Pencegahan Tersier

Cara pencegahan tersier asam urat yaitu :

a. Pembatasan Purin

Bila telah timbul pembengkakan sendi atau kadar asam urat serum lebih dari 10 mg/dl, penyandang patut diberikan program diet bebas purin. Akan tetapi, pada kenyataannya engga mungkin merencanakan diet tanpa purin. Sebab hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung nulkeoprotein.

Diet yang normal pada umumnya mengandung 600-1.000 mg purin per hari. Karena itu, diet buat pengidap asam urat mesti dikurangi kandungan purinnya.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

b. Kalori Sesuai dengan Kebutuhan

Jumlah konsumsi kalori kudu sesuai dengan kebutuhan tubuh yang didasarkan pada tinggi dan berat badan individu. Untuk penyandang penyakit gout yang kelebihan berat badan mesti menurunkan berat badannya dengan memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Jumlah kalori disesuaikan keperluan dan dijaga agar jangan sampai menimbulkan kurang gizi atau berat badan dibawah normal.

Kekurangan kalori akan meningkatkan asam urat serum dengan adanya keton bodies yang dapat meredam pengeluaran asam urat melalui urin. Demikian juga halnya yang akan terjadi kalau pasien menjalankan puasa atau diet yang ketat.

Pada penderita penyakit asam urat yang gemuk, konsumsi kalori perlu di kurangi 10-15% dari total konsumsi kalori yang normal setiap harinya. Dengan demikian, kelebihan berat badan bisa di turunkan secara bertahap. Buat mengatasi rasa lapar akibat pembatasan konsumsi kalori, pengidap dapat mengonsumsi banyak sayur-sayuran dan buah-buahan segar.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

Dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran, dapat memberi rasa kenyang dan kadar airnya yang tinggi sangat baik dalam membantu melarutkan kelebihan asam urat dalam serum. Sayuran yang tak mengandung purin (kecuali asparagus, kacang polong, buncis, kembang kol, bayam, jamur) di makan paling sedikit 300g/hari. Agar-agar pun bisa dikonsumsi untuk mengatasi rasa lapar.

c. Tinggi Karbohidrat

Karbohidrat diberikan sesuai dengan kebutuhan kalori. Karbohidrat kompleks, seperti nasi, singkong, roti, ubi, amat baik dikonsumsi oleh penyandang penyakit asam urat sebab dapat meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks disarankan tak kurang dari 100 gr/hari.

Penderita asam urat patut mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa. Seperti gula, permen, arum manis, dan sirup. Konsumsi fruktosa tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat serum.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

d. Rendah Protein

Penderita penyakit asam urat diberikan diet rendah protein. Karena protein bisa meningkatkan produksi asam urat. Khususnya protein yang berasal dari bahan makanan hewani. Sumber makanan yang mengandung protein tinggi misalnya hati, ginjal, otak, paru, limpa, dll.

e. Rendah Lemak

Lemak bisa menghambat eksresi asam urat melalui urin. Sebab itu, penderita asam urat sebaiknya diberi diet rendah lemak. Pengidap mesti membatasi makanan yang digoreng dan bersantan. Serta menghindari penggunaan margarin (berasal dari produk nabati) atau mentega (berasal dari produk hewani). Lemak yang dapat dikonsumsi sebaiknya 15% dari total kalori.

Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut

f. Tinggi Cairan

Konsumsi cairan yang tinggi, khususnya dari minuman, dapat membantu pengeluaran asam urat lewat urin. Upayakan dapat menghabiskan minuman sebanyak 2,5 liter atau sekitar 10 gelas sehari. Pemberian air hangat pada penderita di pagi hari atau saat bangun tidur sangat baik. Di samping dari minuman, konsumsi cairan bisa juga diperoleh dari kuah sayuran, jus buah, maupun buah-buahan segar yang banyak mengandung air.

Selain cara-cara di atas, kami pun mempunyai solusi untuk asam urat. Yaitu dengan mengonsumsi produk herbal dari Synergy Worldwide (paket asam urat). Untuk info selengkapnya atau cara pemesanan dapat langsung contact us atau klik link yang tersedia.

Sekian info berkaitan dengan Menurunkan Penyakit Pirai dapat Dijalankan dengan Kiat Berikut, kami harap post ini mencerahkan Anda. Tolong post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Penyakit Asam Urat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *