Lemari Es Dan Freezer Sebagai Tempat Menyimpan Vaksin

Sekarang kami akan jelaskan perihal lemari es dan freezer sebagai tempat menyimpan vaksin. Banyak model lemari es yang dapat digunakan. Tetapi gambar berikut inilah model lemari es yang sudah terstandardisasi WHO / UNICEF. Berikut ini lemari es tingkat Puskesmas yang sudah terdaftar di WHO / UNICEF.

Lemari Es Dan Freezer Sebagai Tempat Menyimpan Vaksin

Lemari Es Dan Freezer Sebagai Tempat Menyimpan Vaksin

Anda tentu sudah tahu fungsi lemari es dan freezer. Fungsi lemari es tempat menyimpan vaksin BCG, Td, TT, DT, hepatitis B, Campak, dan DPT-HB-Hib. Pada suhu yang ditentukan 2o s.d. 8o C dapat juga difungsikan untuk membuat kotak dingin cair (cool pack). Adapun fungsi freezer untuk menyimpan vaksin polio pada suhu yang ditentukan antara -15o s.d. -25o C atau membuat kotak es beku (cold pack).

Bagian yang sangat penting dari lemari es / freezer adalah termostat. Termostat berfungsi untuk mengatur suhu bagian dalam pada lemari es atau freezer. Tahukah Anda bahwa ada 2 macam termostat? Kedua macam termostat itu masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Termostat Manual

Kelebihan Termostat Manual

  • Tidak menggunakan power listrik.
  • Harganya murah.

Kekurangan Termostat Manual

  • Sulit dalam pemasangan.
  • Sulit meriset suhu yang sesuai.
  • Diff dari off ke on sulit untuk diatur.
  • Suhu tidak dapat dibaca.
  • Sulit untuk mendapatkan suhu yang sesuai.
  • Pengaturan suhu harus menunggu 24 jam.
  • Max power 6 Amp.

Termostat Digital

Kelebihan Termostat Digital

  • Mudah dalam pemasangan.
  • Mudah dalam meriset suhu.
  • Diff dari off ke on sudah diatur + 2o
  • Suhu mudah terbaca dengan layar LCD.
  • Ketepatan suhu lebih terjamin.
  • Menggunakan relay untuk ketepatan kontak.
  • Pengaturan suhu tidak perlu menungggu 24 jam.
  • Max power 10 Amp.

Kekurangan Termostat Digital

  • Harganya mahal.
  • Saat listrik padam suhu tidak dapat terbaca.
Bentuk pintu lemari es / freezer

1. Bentuk buka dari depan (front opening) lemari es / freezer

Lemari es / freezer dengan bentuk pintu buka dari depan banyak digunakan dalam rumah tangga atau pertokoan. Seperti untuk menyimpan makanan, minuman, buah-buahan yang sifat penyimpanannya sangat terbatas. Bentuk ini tidak dianjurkan untuk penyimpanan vaksin.

2. Bentuk Buka ke Atas (Top Opening) lemari es / freezer

Bentuk top opening pada umumnya adalah freezer yang biasanya digunakan untuk menyimpan bahan makanan, ice cream, daging, atau lemari es untuk penyimpanan vaksin. Salah satu bentuk lemari es top opening adalah ILR (Ice Lined Refrigerator) yaitu Freezer yang dimodifikasi menjadi lemari es dengan suhu bagian dalam 2 s.d. 8 oC.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan volume penyimpanan vaksin pada lemari es. Modifikasi dilakukan dengan meletakkan kotak dingin cair (cool pack) pada sekeliling bagian dalam freezer sebagai penahan dingin dan diberi pembatas berupa aluminium atau multiplex atau acrylic plastic.

Tabel Perbedaan antara bentuk pintu buka depan dan bentuk pintu buka ke atas lemari es dan freezer

Bentuk Buka dari Depan Bentuk Buka dari Atas
Suhu tidak stabil. Suhu lebih stabil.
Pada saat pintu lemari dibuka ke depan maka suhu dingin dari atas akan turun ke bawah dan keluar. Pada saat pintu lemari es dibuka ke atas maka suhu dingin dari atas akan turun ke bawah dan tertampung.
Apabila listrik padam relatif tidak dapat bertahan lama. Apabila listrik pada relatif suhu dapat bertahan lama.
Jumlah vaksin yang dapat ditampung sedikit. Jumlah vaksin yang dapat ditampung lebih banyak.
Susunan vaksin menjadi mudah dan vaksin terlihat jelas dari samping depan. Penyusunan vaksin agak sulit karena vaksin bertumpuk dan tidak jelas dilihat dari atas.

Sumber: Kemenkes, 2013

Demikian informasi seputar lemari es dan freezer sebagai tempat menyimpan vaksin, kami harap postingan ini membantu Anda. Mohon postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply