Berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi

Sekarang kami akan ulas berkaitan dengan Berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi. Ada banyak penyakit menular di Indonesia yang dapat dicegah dengan imunisasi selanjutnya disebut dengan Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Dengan mempelajari konsep berikut ini, Anda dapat mengetahui jenis penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi antara lain sebagai berikut.

Berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi

Berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I)

Berikut ini beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan melakukan imunisasi

1. Difteri

Difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Penularan penyakit difteri melalui kontak fisik dan pernafasan. Komplikasi dari penyakit difteri ialah gangguan pernafasan yang berakibat kematian. Untuk gejala penyakit difteri :

  • Radang tenggorokan
  • Hilang nafsu makan
  • Demam ringan
  • Dalam 2 – 3 hari timbul selaput putih kebiru-biruan pada tenggorokan dan tonsil.
2. Pertusis

Pertusis adalah penyakit pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis (batuk rejan). Penularan penyakit pertusis melalui percikan ludah (droplet infection) dari batuk atau bersin. Komplikasi dari penyakit pertusis ialah pneumonia bacterialis yang dapat menyebabkan kematian. Untuk gejala penyakit pertusis :

  • Pilek
  • Mata merah
  • Bersin
  • Demam
  • Batuk ringan yang lama-kelamaan menjadi parah dan menimbulkan batuk yang cepat dan keras.
3. Tetanus

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh Clostridium tetani yang menghasilkan neurotoksin. Penularan penyakit tetanus melalui kotoran yang masuk ke dalam luka yang dalam. Komplikasi dari penyakit tetanus ialah patah tulang akibat kejang, pneumonia dan infeksi lain yang dapat menimbulkan kematian. Untuk gejala penyakit tetanus :

  • Gejala awal: kaku otot pada rahang, disertai kaku pada leher, kesulitan menelan, kaku otot perut, berkeringat dan demam.
  • Pada bayi terdapat gejala berhenti menetek (sucking) antara 3 sampai dengan 28 hari setelah lahir.
  • Gejala berikutnya kejang yang hebat dan tubuh menjadi kaku.
4. Tuberculosis (TBC)

Tuberculosis (TBC) adalah Penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosa disebut juga batuk darah. Penularan penyakit Tuberculosis (TBC) melalui pernafasan dan lewat bersin atau batuk. Komplikasi dari penyakit Tuberculosis (TBC) ialah Kelemahan dan kematian. Untuk gejala penyakit Tuberculosis (TBC) :

  • Gejala awal: lemah badan, penurunan berat badan, demam, dan keluar keringat pada malam hari.
  • Gejala selanjutnya: batuk terus-menerus, nyeri dada dan (mungkin) batuk darah.
  • Gejala lain: tergantung pada organ yang diserang.
5. Campak

Campak adalah Penyakit yang disebabkan oleh virus myxovirus viridae measles. Penularan penyakit campak melalui udara (percikan ludah) dari bersin atau batuk penderita. Komplikasi dari penyakit campak ialah diare hebat, peradangan pada telinga dan infeksi saluran napas (pneumonia). Untuk gejala penyakit campak :

  • Gejala awal: demam, bercak kemerahan, batuk, pilek, konjunctivitis (mata merah) dan koplik spots.
  • Selanjutnya timbul ruam pada muka dan leher, kemudian menyebar ke tubuh dan tangan serta kaki.
6. Poliomielitis

Penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus polio tipe 1, 2, atau 3. Secara klinis menyerang anak di bawah umur 15 tahun dan menderita lumpuh layu akut (acute flaccid paralysis = AFP). Penularan penyakit poliomielitis melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. Komplikasi dari penyakit poliomielitis ialah bisa menyebabkan kematian jika otot pernafasan terinfeksi dan tidak segera ditangani. Untuk gejala penyakit poliomielitis :

  • Demam
  • Nyeri otot dan kelumpuhan terjadi pada minggu pertama
7. Hepatitis B

Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B yang merusak hati (penyakit kuning). Penularan penyakit hepatitis B ada dua yaitu secara vertikal dan horizontal. Untuk penularan secara vertical yaitu dari ibu ke bayi selama proses persalinan. Sedangkan untuk penularan secara horizontal yaitu :

  • Dari darah dan produknya
  • Suntikan yang tidak aman
  • Transfusi darah
  • Melalui hubungan seksual

Komplikasi dari penyakit hepatitis B yaitu Penyakit ini bisa menjadi kronis yang menimbulkan pengerasan hati (Cirrhosis Hepatis), kanker hati (Hepato Cellular Carsinoma) dan menimbulkan kematian.

Untuk gejala penyakit hepatitis B yaitu :

  • Merasa lemah
  • Gangguan perut
  • Gejala lain seperti flu, urin menjadi kuning, kotoran menjadi pucat.
  • Warna kuning bisa terlihat pada mata ataupun kulit.
8. Hemofilus Influenza tipe b (Hib)

Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dibeberapa organ, seperti meningitis, epiglotitis, pneumonia, artritis, dan selulitis. Banyak menyerang anak di bawah usia 5 tahun, terutama pada usia 6 bulan – 1 tahun. Penularan penyakit hemofilus Influenza tipe B (Hib) Droplet melalui nasofaring. Untuk gejala penyakit hemofilus Influenza tipe B (Hib) :

  • Pada selaput otak akan timbul gejala menigitis (demam, kaku kuduk, kehilangan kesadaran),
  • Pada paru menyebabkan pneumonia (demam, sesak, retraksi otot pernafasan), terkadang menimbulkan gejala sisa berupa kerusakan alat pendengaran.
9. HPV (Human papiloma Virus)

Virus yang menyerang kulit dan membran mukosa manusia dan hewan. Penularan HPV (Human Papiloma Virus) melalui hubungan kulit ke kulit, HPV menular dengan mudah. Beberapa menyebabkan kutil, sedangkan lainnya dapat menyebabkan infeksi yang menimbulkan munculnya lesi, ca servik juga disebabkan oleh virus HPV melalui hubungan seks.

10. Hepatitis A

Hepatitis A adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus. Penularan penyakit Hepatitis A yaitu disebarkan oleh kotoran / tinja penderita; biasanya melalui makanan (fecal-oral). Untuk gejala penyakit Hepatitis A ialah :

  • Kelelahan
  • Mual dan muntah
  • Nyeri perut atau rasa tidak nyaman, terutama di daerah hati
  • Kehilangan nafsu makan
  • Demam
  • Urin berwarna gelap
  • Nyeri otot
  • Menguningnya kulit dan mata (jaundice).

Sekian info mengenai Berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi, kami harap post kali ini membantu teman-teman semua. Mohon post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply