Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

Pembahasan kita kali ini adalah Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?. Penyakit asam urat dalam dunia medis disebut juga dengan penyakit gout / penyakit pirai (arthritis pirai). Asam urat yaitu sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri yakni zat yang ada dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini. Lalu karena kita mengkonsumsi makhluk hidup tersebut, maka zat purin itu berpindah ke tubuh kita. Bermacam-macam sayur-sayuran dan buah-buahan pun ada purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau disebabkan penyakit tertentu.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

Berikut beberapa cara mencegah atau turunkan asam urat yakni :

1. Pencegahan Primer

Cara pencegahan primer asam urat yaitu :

a. Pendidikan kesehatan

Usaha pencegahan serangan penyakit asam urat rata-rata ialah dengan meninggalkan segala sesuatu yang bisa menjadi pencetus serangan. Sehingga kita wajib tahu makanan yang dapat memperbesar terjadinya resiko penyakit asam urat. Contohnya latihan fisik berlebihan, stres dan makanan yang mengandung purin berlebih (daging, jeroan (ginjal, hati), bahkan ikan asin, dsb).

Meskipun penderita asam urat yang udah sakit berulang bisa di cegah dengan pemberian obat. Akan tetapi pasien kudu mengurangi makanan berlemak, dan alkohol buat memperkecil serangan penyakit asam urat. Buat yang masyarakat sehat (yang bukan penderita penyakit asam urat) sebaiknya mereka memantau makanan yang dikonsumsinya. Sehingga bisa memperkecil munculnya serangan penyakit asam urat.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

Mengenali makanan yang mengandung kadar purinnya sangat tinggi, sedang dan rendah, maka kita dapat menjaga asupan purin seminimal mungkin. Adapun kategorisasi makanan menurut kadar purinnya yaitu :

  • Makanan kadar purin tinggi (150-180 mg/100 gram), seperti: jeroan (hati, ginjal, jantung, limpa, paru, otak, saripati daging, dst).
  • Makanan kadar purin sedang (50-150 mg/100 gram), misal: daging sapi, udang, kepiting, cumi, kerang, kacang-kacangan, bayam, kembang kol, kangkung, asparagus, jamur, dsb.
  • Makanan kadar purin rendah (di bawah 50 mg/100 gram), contohnya: gula, telor, susu, dan sebagainya.
b. Spesifik Proteksi
  • Minum yang cukup untuk menolong memperlancar pembuangan asam urat oleh tubuh.
  • Menurunkan berat badan bagi yang kegemukan dengan menjalankan olahraga yang juga berfungsi buat menghindari kerusakan sendi.
  • Mengurangi keletihan atau aktifitas berlebihan.
  • Menghindari stress yang dapat memicu kemarahan
  • Menghindari minuman beralkohol.
  • Menggunakan air hangat buat mandi, sebab air hangat dapat memperlancar pergerakan sendi.
  • Istirahat yang cukup di malam hari {8 hingga 9|delapan hingga sembilan jam per hari.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

2. Pencegahan Sekunder

Cara pencegahan sekunder dari asam urat yakni :

a. Pemeriksaan Laboratorium

Test laboratorium darah di gunakan buat diagnosis hiperurisemia. Sedangkan test urin untuk melihat ekskresi urat dan mendeteksi batu ginjal. Kadar normal asam urat dalam darah ialah 2 sampai 6 mg/dl buat perempuan dan 3 sampai 7,2 mg/dl buat pria. Untuk yang berusia lanjut kadar tersebut lebih tinggi. Rata-rata kadar normal asam urat yaitu 3.0 sampai 7,0 mg/dl. Kalau kadar asam urat darah lebih dari 7,0 mg/dl dapat menyebabkan serangan asam urat.

Apabila hiperurisemia lebih dari 12 mg/dl dapat menjadikan terjadinya batu ginjal. Sebelum pengujian direkomendasikan puasa selama kurang lebih 4 jam sebelumnya. Juga tak boleh memakai obat-obatan tertentu yang bisa mempengaruhi hasil, yaitu :

  • diuretika,
  • etambutol,
  • vinkristin,
  • pirazinamid,
  • tiazid,
  • analgetik,
  • vitamin C dan levodopan,
  • begitupun makanan tertentu yang kaya purin.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

b. Terapi Obat

Pada kasus hiperurisemia tanpa gejala, kagak membutuhkan pengobatan. Namun bisa dicegah dengan terapi diet saja. Yang jadi persoalan yakni bila sendi yang rusak sudah mengandung kristal-kristal urat. Sehingga sistim kekebalan tubuh akan menyerang benda asing itu. Sel darah putih ikut menginfiltrasi sendi dengan mengeradikasi kristal tersebut. Akan tetapi keadaan tersebut justru bakal memicu terjadinya inflamasi pembengkakan (radang) sendi yang akut.

Sendi membengkak sehingga muncul rasa sakit yang hebat, akibat tekanan pada kapsula sendi. Pengobatan dipakai untuk menurunkan kadar asam urat di dalam darah. Seperti alopurinol yang bekerja sebagai inhibitor menekan produksi asam urat. Atau obat urikosurik, seperti probenesid untuk membantu mempercepat pembuangan asam urat lewat ginjal.

Obat penurun asam urat pun di perlukan. Obat untuk mengatasi radang dan rasa sakit yaitu golongan OAINS (obat anti inflamasi non steroid) seperti :

  • indometasin,
  • ibuprofen,
  • ketoprofen,
  • deklofenak,
  • dst.

Sedangkan buat pencegahan serangan berulang, rata-rata diberikan kolkisin.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

3. Pencegahan Tersier

Cara pencegahan tersier penyakit asam urat yaitu :

a. Pembatasan Purin

Jika telah timbul pembengkakan sendi atau kadar asam urat serum lebih dari 10 mg/dl, penyandang harus diberikan program diet bebas purin. Akan tetapi, pada kenyataannya enggak mungkin merencanakan diet tanpa purin. Karena hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung nulkeoprotein.

Diet yang normal kebanyakan mengandung 600-1.000 mg purin per hari. Sebab itu, diet bagi pasien penyakit asam urat mesti dikurangi kandungan purinnya.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

b. Kalori Sesuai dengan Kebutuhan

Jumlah konsumsi kalori patut sesuai dengan kebutuhan tubuh yang didasarkan pada tinggi dan berat badan individu. Bagi pengidap penyakit gout yang kelebihan berat badan wajib menurunkan berat badannya dengan memerhatikan jumlah konsumsi kalori. Jumlah kalori disesuaikan kebutuhan dan dijaga supaya jangan sampai menyebabkan kurang gizi atau berat badan dibawah normal.

Kekurangan kalori akan meningkatkan asam urat serum dengan adanya keton bodies yang bisa menekan pengeluaran asam urat melalui urin. Demikian pula halnya yang bakal terjadi bila pasien menjalani puasa atau diet yang ketat.

Pada penyandang penyakit gout yang gemuk, konsumsi kalori perlu di kurangi 10-15% dari total konsumsi kalori yang normal setiap harinya. Dengan demikian, kelebihan berat badan bisa di turunkan secara bertahap. Untuk mengatasi rasa lapar akibat pembatasan konsumsi kalori, pasien dapat mengonsumsi banyak sayur mayur dan buah-buahan segar.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

Dengan mengonsumsi buah dan sayur, dapat memberi rasa kenyang dan kadar airnya yang tinggi sangat baik dalam membantu melarutkan kelebihan asam urat dalam serum. Sayuran yang engga mengandung purin (kecuali asparagus, kacang polong, buncis, kembang kol, bayam, jamur) di makan paling sedikit 300g/hari. Agar-agar juga dapat dikonsumsi untuk mengatasi rasa lapar.

c. Tinggi Karbohidrat

Karbohidrat diberikan sesuai dengan kebutuhan kalori. Karbohidrat kompleks, seperti nasi, singkong, roti, ubi, sangat baik dikonsumsi oleh penyandang penyakit asam urat sebab bisa meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks direkomendasikan gak kurang dari 100 gr/hari.

Pasien penyakit asam urat perlu mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa. Seperti gula, permen, arum manis, dan sirup. Konsumsi fruktosa tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat serum.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

d. Rendah Protein

Penderita penyakit asam urat diberikan diet rendah protein. Karena protein dapat meningkatkan produksi asam urat. Khususnya protein yang berasal dari bahan makanan hewani. Sumber makanan yang mengandung protein tinggi misal hati, ginjal, otak, paru, limpa, dan masih banyak lagi yang lainnya.

e. Rendah Lemak

Lemak dapat menghambat eksresi asam urat melalui urin. Sebab itu, penyandang penyakit asam urat sebaiknya diberi diet rendah lemak. Penderita perlu membatasi makanan yang digoreng dan bersantan. Serta menghindari penggunaan margarin (berasal dari produk nabati) atau mentega (berasal dari produk hewani). Lemak yang bisa dikonsumsi sebaiknya 15 prosen dari total kalori.

Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?

f. Tinggi Cairan

Konsumsi cairan yang tinggi, terutama dari minuman, bisa membantu pengeluaran asam urat melalui urin. Usahakan bisa menghabiskan minuman sebanyak 2,5 liter atau sekitar 10 gelas sehari. Pemberian air hangat pada pasien di pagi hari atau waktu bangun tidur amat baik. Selain dari minuman, konsumsi cairan bisa juga diperoleh dari kuah sayuran, jus buah, ataupun buah-buahan segar yang banyak mengandung air.

Selain cara-cara di atas, kami pun memiliki solusi untuk asam urat. Yaitu dengan mengonsumsi produk herbal dari Synergy Worldwide (paket asam urat). Buat informasi selengkapnya atau cara order bisa langsung contact us atau klik link yang tersedia.

Demikian info tentang Bagaimanakah Cara Sederhana Menghindari Penyakit Asam Urat Kambuh?, semoga postingan kali ini membantu kalian. Tolong artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Penyakit Asam Urat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *